lasan | My Salah Mat – Interaktif - Indonesia – mysalahmat
Review

lasan | My Salah Mat – Interaktif - Indonesia

lasan | My Salah Mat – Interaktif -  Indonesia

Sejak memiliki anak perempuan, saya kagum pada betapa anak akan belajar lewat menonton dan mengikuti Anda. Anak perempuan saya baru berumur 12 bulan, tapi hati saya meleleh saat dia duduk di atas sajadah dan bersujud setelah melihat suami saya dan saya shalat.

Shalat adalah bagian integral dari agama kita dan merupakan hal pertama yang akan ditanyakan. Itulah yang terjadi pada zaman kita dan itu merupakan salah satu hal yang membawa kita lebih dekat pada Allah. Ini adalah alasan mengapa banyak orang tua mendorong anak-anak mereka untuk shalat sejak usia dini. Wajar bagi anak-anak untuk meniru orang tua mereka dalam shalat. Lalu mengapa tidak dorong saja rasa ingin tahu dan keinginan mereka dengan mengajari dan membimbing mereka untuk shalat dengan sajadah interaktif yang hampir berpaten.

Saya telah mengikuti My Salah Mat di Instagram dan tertarik dengan sajadah ini jadi saya cari-cari kesempatan untuk mengulasnya buat kalian.

 

 

Sajadah ini terbuat dari bahan tahan air dan tahan api yang mudah dilipat. Serta cerah dan penuh warna, membuatnya terlihat asyik dan menarik bagi anak-anak.

Sajadah ini bisa diputar dalam 7 bahasa berbeda Inggris, Prancis, Arab, Turki, Malasia, Indonesia dan Urdu. Cukup sentuh gambar bola dunia untuk mengubah bahasa. Saya merasa ini fitur yang luar biasa untuk produk baru, karena kebanyakan mainan anak-anak interaktif hanya menggunakan satu bahasa.

Ada 36 kunci sensitif sentuhan yang mengajarkan anak-anak tentang semua aspek shalat, dari Wudhu dan niat hingga surat-surat pendek dan apa yang harus dibaca dalam setiap gerakan shalat.

Bantalan sentuh di bagian luar adalah untuk langkah shalat 2 rakaat, setiap tombol sentuh sensitif akan menjelaskan gerakan apa itu, membunyikan ucapan dalam bahasa Arab dan menerjemahkannya ke bahasa Inggris (atau bahasa apa pun yang Anda gunakan). Ini sangat bagus karena sebagian besar orang dewasa tidak tahu arti dari apa yang mereka baca dalam shalat, menerjemahkannya ke dalam bahasa Inggris memungkinkan Anda memahami apa yang Anda baca sehingga membantu Anda menghayati apa yang Anda katakan, memberi Anda hubungan yang lebih kuat dengan Allah dalam shalat Anda.

 

Cara menggunakan sajadah

Ketika Anda menggunakan sajadah untuk pertama kalinya, saya menyarankan Anda duduk bersama anak Anda dan menekan setiap tombol di sekitar sajadah untuk melewati langkah-langkah shalat dan mendapatkan kesempatan untuk berbicara dengan mereka dan membantu mereka paham pada tiap langkah sebelum Anda memulai shalat.

Sajadah ini berisi gambar-gambar berwarna yang seru untuk ditunjukkan pada anak Anda tentang di mana harus meletakkan kaki dan lutut, tangan, hidung, dan dahi selama shalat.

Ketika Anda berdiri dengan kunci kaki, shalat akan dimulai. Ada pengingat visual tentang setiap gerakan di sekitar tepi sajadah, dengan ilustrasi di mana posisi berikutnya. Pada tahap awal ini (dan tergantung pada usia anak Anda) akan sangat membantu untuk mengikuti orang dewasa.

Ketika bagian tubuh menyentuh panel sensorik yang sesuai untuk gerakan, sajadah akan otomatis beralih ke gerakan berikutnya.

Lalu Anda dapat menekan tombol pad doa dan sajadah akan melafalkan doa pendek di akhir shalat Anda bersama dengan terjemahan bahasa Inggris.

Kunci doa juga termasuk doa sehari-hari yang umum seperti doa untuk tidur, bangun, masuk masjid dll.

Anda dapat dengan mudah memutar volume naik atau turun agar sesuai dengan kebutuhan Anda dengan menekan tombol speaker.

Anak Anda harus berdiri untuk shalat, dan sajadah akan membimbing mereka sepanjang shalat seperti orang dewasa membimbing mereka dan melafalkannya dengan keras.

 

 

Rentang usia

Sajadah interaktif ini ditujukan untuk anak-anak berusia 3+

Seperti yang kita ketahui bahwa anak-anak mulai meniru dalam shalat setelah mereka bisa bergerak, usia 3 tahun seorang anak dapat memahami kata-kata sederhana, frasa dan mulai belajar doa dan surat-surat. Saya merasa beberapa fitur terlalu rumit untuk anak berusia 3 tahun karena mereka mungkin tidak mengerti semua kata, frasa, dan penjelasan. Untuk anak-anak berusia 3-5 menurut saya, sajadah ini berguna untuk menunjukkan di mana mereka menempatkan bagian tubuh mereka. Tetapi mereka akan butuh pengawasan dan bimbingan orang dewasa.

Usia 6-7 ke atas adalah usia yang cocok untuk mulai berbicara dan menjelaskan setiap langkah, ini adalah usia terbaik untuk menggunakan fitur di sekitar tepi sajadah.

 

 

 Pengemasan

'My Salah Mat' hadir dalam kotak yang cerah, penuh warna dengan karakter kartun dan tulisan yang jelas, sepertinya mainan anak-anak, dan saya dapat membayangkan anak-anak akan bersemangat menerima sajadah ini sebagai hadiah karena sangat menarik secara visual.

 

Buku Aktivitas Gratis

Di samping semua fitur tersebut, kotaknya berisi juga buku aktivitas gratis. Buku ini berkualitas tinggi dan mengandung permainan pemecahan masalah dalam shalat dan halaman mewarnai. Ini termasuk doa umum, ilustrasi dan panduan tentang cara melakukan wudhu dan shalat. Semuat eks bahasa Arab di buku ini diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan sangat bagus sebagai referensi atas semua hal yang terkait Shalat.

Halaman terakhir dalam buku ini juga menunjukkan cara menggunakan sajadah shalat dengan gambar dan bagan alur.

 

Harga

Saat dipasarkan dengan harga £ 44,99, beberapa orang mungkin merasa agak tinggi, namun, menurut saya itu harga yang sangat wajar karena sajadah shalat adalah investasi. Ia juga tahan lama sehingga bisa diturunkan dari satu anak ke anak berikutnya begitu anak Anda sudah menguasai shalat sendiri. Ingat ini adalah investasi di Akhirat untuk anak Anda. Jika Anda berpikir seperti itu, maka itu bukanlah harga yang tinggi dibanding pahala luar biasa yang terus mengalir.

 

 

 

Percobaan

Karena anak saya terlalu kecil untuk menggunakan sajadah ini, saya mencobanya pada aak teman saya 'Safa' yang berusia 3 tahun. Begitu dia melihat kotak warna-warni itu dia sangat bersemangat dan melompat-lompat kegirangan, dia tidak sabar untuk melihat apa yang ada di dalam dan langsung menggunakannya.

Ketika kami membuka sajdah dan menjelaskan apa itu, dia ingin segera mulai memakainya, seperti yang saya duga sebelumnya, banyak fitur yang agak rumit baginya untuk dipahami tetapi dia senang meletakkan tangan dan kakinya dalam posisi yang diperintahkan, seiring bertambahnya usia, fitur-fitur lain dapat diperkenalkan padanya.

Setelah dia berdiri di atas sajadah, dengan panduan kami dia mulai mengikuti gerakan-gerakannya, saya mendapati bahwa sajadah ini bagus digunakan pada permukaan yang solid serta bagian-bagian tubuh harus secara akurat berada pada tombol sentuh sensitif agar dapat mengenali bahwa Anda sudah pindah melanjutkan ke gerakan berikutnya, kadang-kadang tidak berubah langsung ke langkah berikutnya tetapi dengan sedikit penyesuaian gerakannya bekerja. Ini mungkin disebabkan kami telah membuka dan melipat sajadah beberapa kali, disarankan agar Anda tidak melipat sajadah terlalu banyak karena dapat merusak sirkuit, lebih baik membiarkannya tergelar atau melipatnya di tempat yang sama sebagaimana lipatan di dalam kotak.

 

 

Apakah saya akan merekomendasikan produk ini?

Saya pasti akan merekomendasikan produk ini pada semua orang tua yang ingin mengajar anak-anak mereka untuk shalat dengan cara yang seru dan menyenangkan bukan dengan cara sebagai tugas atau karena rasa takut.

Bahkan saya dan suami saya sangat terkesan dengan sajadah ini sampai-sampai kami mau membeli satu lagi untuk Safa pada Idul Fitri insya Allah dan untuk mengucapkan terima kasih telah menjadi bagian dari ulasan ini. Kita bisa mengajak lebih banyak orang untuk membeli ini sebagai hadiah juga.

 

 

 

Kata-kata terakhir

Di dunia di mana teknologi telah mengambil alih kebahagiaan rumah-rumah kita, anak-anak lebih tertarik dengan mainan yang interaktif, seperti iPad dan ponsel yang bereaksi terhadap sentuhan atau gerakan anak, sajadah pendidikan interaktif ini akan terasa seperti di rumah. Anak-anak akan suka bermain dengan sajadah ini dan tanpa menyadarinya mereka akan belajar shalat karena keseruannya. Saya merasa hal itu bisa menumbuhkan cinta shalat pada anak-anak sejak usia dini.

 

-----------------

 

Tautan ke situs web penulis - https://ihijabi.blogspot.com